Viral Pengendara Sepeda Motor Listrik Curhat Tak Boleh Mengisi Pompa PLN

Viral Pengendara Sepeda

Pengendara sepeda motor listrik SMEV bernama Riza Ardiana mengaku tidak di perbolehkan mengisi daya di fasilitas pengisian listrik PLN di Malang, Jawa Timur. Kisahnya kemudian menjadi viral di media sosial.
Menurut pengakuannya, dia dan rombongan berangkat dari Jakarta menuju Bali menggunakan sepeda motor listrik SMEV. Kemudian saat mereka singgah di PLN UP3 Malang dan hendak mengisi daya sepeda motornya, petugas menghentikannya dan meminta mereka berangkat ke Rampal.

Sangat di sayangkan PLN UP3 Malang yang berada di Jalan Basuki Rachmat menolak mengizinkan kami kehabisan baterai sepeda motor listrik dengan alasan yang ada hanya pengisian daya untuk mobil dan sepeda motor yang di arahkan ke Rampal, tulis Riza lewat pesannya. media sosial yang kemudian menjadi viral, di kutip Sabtu (16/12).

Padahal, sepeda motor listrik hanya perlu colokan biasa dan kalaupun harus bayar, kami akan bayar, tambahnya.

Penasaran kronologinya, detikOto langsung menghubungi Riza Ardiana lewat telepon. Ia memastikan apa yang di bagikan di media sosial itu benar adanya. Dia dan kelompok lain yang beranggotakan empat orang mendapat sambutan yang kurang ramah dari petugas setempat.

Viral Pengendara Sepeda

Saat masuk kami ketemu satpam. Beliau kemudian mengenalkan kami kepada Pak Kukuh, beliau penanggung jawab SPKLU di sini. Saya dekati dengan sopan, saya bilang saya sedang touring dan sempat kehabisan baterai. Lalu dia langsung menjawab saya tidak bisa melakukan itu di sini,” kata Riza kepada detikOto.

Riza menuturkan, saat itu aki sepeda motor yang ia dan rombongan miliki benar-benar kritis. Dia telah memohon kepada petugas untuk membantunya. Sebab, pengisian daya motor listrik sama halnya dengan ponsel, bisa dilakukan di mana saja.

“Pak Kukuh lalu meninggalkan kami. Kami bawa sendiri (portable charger) dari rumah. Bisa pakai listrik biasa, tidak ada yang aneh-aneh,” jelasnya.

Riza mengatakan, sebelumnya dia dan rombongan juga sempat bertugas di SPKLU Wates, Jawa Tengah. Mereka mengaku mendapat pelayanan yang baik. Namun hal serupa tidak didapatnya saat berada di PLN UP3 Malang.

Sempat mendapat penolakan, Riza dan kawan-kawan akhirnya memutuskan mencari hotel terdekat untuk beristirahat sambil mengisi daya motornya. Mereka tidak berangkat ke Rumpal seperti yang disarankan petugas.