Sadar tak bisa mendatangkan Kylian Mbappe, Barcelona melayangkan harapan buruk kepada Real Madrid dan memberikan dukungan kepada Liverpool

Sadar tak bisa mendatangkan Kylian Mbappe, Barcelona melayangkan harapan buruk kepada Real Madrid dan memberikan dukungan kepada Liverpool

Sadar tak bisa mendatangkan Kylian Mbappe, Kubu Barcelona di kabarkan berharap Kylian Mbappe memilih bergabung dengan Liverpool ketimbang Real Madrid.

Kylian Mbappe memiliki sisa kontrak enam bulan di Paris Saint-Germain.

Kapten timnas Prancis itu kini bisa leluasa bernegosiasi dengan klub mana pun yang menginginkannya.

Ada dua tim yang santer di sebut serius mendatangkan Mbappe.

Mereka adalah Real Madrid dan Liverpool.

Los Blancos di ketahui sudah lama menginginkan Mbappe.

Real Madrid memendam ambisi mendaratkan Mbappe di Santiago Bernabeu sejak 2022.

Bak gayung bersambut, Liverpool pun meminati Mbappe karena Juergen Klopp adalah penggemar beratnya.

Namun upaya Liverpool mendatangkan Mbappe terkendala satu hal yakni gaji sang pemain yang tinggi.

Gaji Kylian Mbappe bisa mencapai 560 ribu poundsterling atau setara Rp 11,1 miliar per minggunya.

Jumlah tersebut tentu akan sangat tinggi untuk struktur gaji The Reds.

Terlebih lagi, Liverpool jarang memberikan gaji yang sangat tinggi kepada para pemainnya.

Hal ini membuat drama transfer Mbappe semakin menarik untuk diikuti.

Patut di tunggu klub mana yang akan menjadi pelabuhan Mbappe selanjutnya di bursa transfer musim panas 2024.

Namun, tidak menutup kemungkinan juga mantan penyerang AS Monaco itu akan menandatangani kontrak baru dengan PSG

Sementara itu, Barcelona juga memantau situasi Mbappe.

Namun hal tersebut bukan untuk mendatangkan Mbappe, melainkan sekedar memastikan klub mana yang akan di pilih Mbappe antara Real Madrid atau Liverpool.

Barcelona berharap Mbappe memilih Liverpool di bandingkan Madrid.

Sadar tak bisa mendatangkan Kylian Mbappe, Masalahnya, jika Mbappe gabung Real Madrid, Barcelona akan kesulitan bersaing dengan El Real di Liga Spanyol.

Blaugrana pun berharap musuh bebuyutannya itu bernasib sama seperti yang terjadi pada tahun 2022.

Barcelona sendiri tidak ikut dalam perburuan Mbappe bukan karena tidak tertarik dengan sang pemain.

Mereka sadar tak punya uang untuk membayar gaji selangit top skorer Piala Dunia 2022 itu.