PSSI belum bisa memastikan kapan Maarten Paes akan datang ke Indonesia

PSSI belum bisa memastikan kapan Maarten Paes akan datang ke Indonesia

PSSI belum bisa memastikan

Anggota Exco PSSI, Endri Erawan mengaku belum bisa memastikan kapan Maarten Paes akan datang ke Indonesia untuk menjalani proses administrasi lewat jalur naturalisasi.

Endri menuturkan, hingga saat ini belum ada pembahasan detail terkait kedatangan kiper asal klub FC Dallas tersebut.

Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Erick Thohir sempat menyebut ada dua lagi pemain keturunan yang akan membela timnas Indonesia.

Kedua pemain tersebut adalah Maarten Paes dan Thom Haye+

Nah, Thom Haye datang ke Indonesia pada Kamis (28/12/2023).

Kedatangan Thom Haye tentu saja untuk menjalani proses administrasi melalui jalur naturalisasi.

Situasi ini berbeda dengan Maarten Paes.

Kiper berdarah Belanda-Indonesia itu masih belum mengetahui kapan akan tiba di Indonesia.

Kehadiran Maarten Paes tentu saja akan memperkuat timnas Indonesia.

Apalagi posisinya saat ini adalah penjaga gawang.

“Aku harus memeriksanya lagi, oke?”

Yang saya tahu sudah ada, kata Endri Erawan.

Sementara itu, Thom Haye di jadwalkan menjalani proses administrasi dan pemeriksaan kesehatan pada Jumat (29/12/2023).

Proses pemerintahan Thom Haye di harapkan bisa cepat selesai.

Pasalnya, Thom Haye di harapkan bisa segera bisa membela timnas Indonesia di ajang internasional tahun 2024 mendatang.

Semoga proses Thom Haye bisa berjalan lancar, kata Endri Erawan.

Saat ini di skuad Timnas Indonesia terdapat tujuh pemain keturunan.

dan Mereka pun adalah Sandy Walsh, Jordi Amat, Shayne Pattynama, Ivar Jenner, Rafael Struick, Justin Hubner, dan Jay Idzes

Belum lagi Elkan Baggott yang memutuskan menjadi WNI saat berusia 17 tahun.

Selain Thom Haye dan Maarten Paes, ada tiga pemain lagi yang akan menjadi WNI.

Mereka adalah Nathan Tjoe-A-On, Ragnar Oratmangoen, dan Cyrus Margono.

Untuk Nathan Tjoe-A-On dan Ragnar Oratmangoen, proses naturalisasinya di bantu PSSI.

Adapun Cyrus Margono di bantu Staf Khusus Ahli Kemenpora, Hamdan Hamedan, bukan melalui PSSI.