Juergen Klinsmann Ngamuk-Ngamuk, Gol Penalti Malaysia Mestinya Tidak Ada

Juergen Klinsmann Ngamuk-Ngamuk, Gol Penalti Malaysia Mestinya Tidak Ada

Juergen Klinsmann Ngamuk-Ngamuk, Pelatih timnas Korea Selatan, Juergen Klinsmann, tidak bisa menahan emosinya lantaran menilai gol penalti Malaysia semestinya tidak ada.

Juergen Klinsmann menyoroti kinerja wasit pada laga antara timnas Korea Selatan dan Malaysia yang berlangsung di Stadion Al Janoub, Kamis (25/1/2024) malam WIB.

Timnas Korea Selatan dan timnas Malaysia memang saling berhadapan pada laga pamungkas Grup E Piala Asia 2023.

Korea Selatan membidik kemenangan demi kelolosan ke babak 16 besar.

Nasib mereka memang di tentukan dari hasil melawan Malaysia.

Hal ini di karenakan Bahrain dan Yordania juga sama-sama menentukan nasib kelolosan mereka yang berdasar dari posisi di klasemen akhir grup.

Alih-alih meraih kemenangan, di luar dugaan Taeguk Warriors berhasil di imbangi oleh Malaysia di laga pamungkas.

Tim besutan Kim Pan Gon, yang sudah di pastikan gagal lolos, berhasil mengejutkan Korea Selatan lewat drama enam gol.

Kedudukan akhir dari laga pamungkas Grup E antara Korea Selatan dan Malaysia adalah 3-3.

Juergen Klinsmann Ngamuk-Ngamuk, Gol Penalti Malaysia Mestinya Tidak Ada

Son Heung-min cs sempat unggul di babak pertama berkat gol Jeong Woo-yeong pada menit ke-21.

Namun, kedudukan berhasil di samakan menjadi 1-1 oleh pemain Malaysia, Faisal Halim pada menit ke-51.

Harimau Malaya malah berhasil comeback dengan unggul 2-1 pada menit ke-62 berkat penalti dari Arif Aiman Hanapi.

Drama pun terjadi dalam 10 menit terakhir babak kedua menuju masa injury time.

Korea Selatan mampu menyamakan skor 2-2 berkat gol bunuh diri Syihan Hazmi pada menit ke-83.

Selepas itu, Son Heung-min mencatatkan namanya di papan skor untuk membuat Korea Selatan memimpin 3-2 melalui tendangan penalti yang tercipta pada menit ke-90+4.

Namun, Malaysia terhindar dari kekalahan berkat tendangan Romel Morales pada menit ke-90+15 yang membuat skor menjadi 3-3.

Hasil seri yang di dapat oleh Korea Selatan membuat Juergen Klinsmann selaku juru taktik begitu kecewa.

Kendati lolos sebagai runner-up Grup E, Klinsmann tidak puas dengan keputusan wasit.

Pelatih asal Jerman tersebut tanpa segan menilai kepemimpinan wasit
Khalid Saleh Alturais dari Arab Saudi merugikan timnya.

Klinsmann menganggap wasit
Khalid Saleh Alturais seharusnya tidak memberikan hadiah penalti kepada Malaysia.

Selain itu dirinya turut menganggap gol terakhir Malaysia tidak d isahkan.

“Pertandingan yang menarik, enam gol berhasil di hasilkan termasuk gol Malaysia di menit terakhir,” kata Klinsmann,

“Jelas saya marah dengan gol yang di hasilkan lawan, saya pikir itu bukan tendangan penalti, tidak ada penalti.”

“Ada satu gol lagi juga yang seharusnya tidak di berikan, tapi sudah di berikan (gol ketiga Malaysia),” ujar eks pelatih timnas AS dan Jerman tersebut menambahkan.

Hadiah penalti yang di berikan untuk Malaysia sendiri juga hadir melalui pengecekan VAR.

Dalam tayangan ulang sepintas kaki dari Kim Tae-Hwan menendang kaki Arif Aiman Hanapi di dalam kotak terlarang saat menyambut umpan silang.

Wasit Khalid Saleh Alturais sempat melihat VAR sebelum memberikan hadiah penalti untuk Harimau Malaya.

Aiman Hanapi pada akhirnya menjadi eksekutor penalti dan sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk membawa Malaysia unggul 2-1.

Korea Selatan sendiri juga mendapatkan hadiah penalti yang di eksekusi Son di masa injury time setelah Oh Hyeon-gyu di langgar oleh Junior Eldstal.

Hadiah penalti untuk Taeguk Warriors juga tak lepas dari peranan VAR dalam pengambilan keputusannya