Inter Milan Datangkan Tajon Buchanan, Si Pemarah yang Jago Duel Satu Lawan Satu

Inter Milan Datangkan Tajon Buchanan, Si Pemarah yang Jago Duel Satu Lawan Satu

Inter Milan Datangkan Tajon Buchanan, Tajon Buchanan akhirnya sah merapat ke Inter Milan. Bek yang di kenal pemarah tersebut mengaku jago dalam duel satu lawan satu.

Inter Milan telah mengkonfirmasi penandatanganan bek Kanada, Tajon Buchanan, dari Club Brugge.

Peresmian Tajon Buchanan di ungkapkan lewat laman resmi klub seperti yang di kutip pada Jumat (5/1/2024) waktu setempat.

“Perjalanan panjang yang di mulai di Brampton dan membawanya hingga ke Milano: impian Tajon untuk Nerazzurri baru saja di mulai,” bunyi pernyataan klub.

Inter Milan di yakini merogoh kocek hingga 10 juta euro untuk jasa Tajon Buchanan.

Angka tersebut terbagi dengan biaya tunai 7 juta euro plus bonus senilai 3 juta euro.

Buchanan sendiri di ikat kontrak dengan durasi empat setengah tahun.

Itu artinya sang pemain bakal bertahan di Giuseppe Meazza hingga Juni 2028.

Di Inter Milan, Buchanan bakal mengantongi gaji senilai 1,6 juta euro per musim.

Itu artinya sang pemain bakal bertahan di Giuseppe Meazza hingga Juni 2028.

Di Inter Milan, Buchanan bakal mengantongi gaji senilai 1,6 juta euro per musim.
Di samping itu pemilik 35 caps bersama Kanada tersebut menjadi pemain perdana dari negara itu yang merumput di Liga Italia.

Buchanan sendiri sudah tiba di Milan pada Kamis (4/1/2024) waktu setempat dan melengkapi tes medisnya sebelum gabung I Nerazzurri.

Satu hari berselang dirinya lantas melengkapi dokumen dan menandatangani kontrak.

Bek berusia 24 tahun tersebut bakal menghadirkan warna baru khususnya di area sayap kanan Simone Inzaghi.

Buchanan bakal menjadi kompetitor anyar Denzel Dumfries dalam formasi andalan 3-5-2 racikan Simone Inzaghi.

Inter Milan Datangkan Tajon Buchanan, Si Pemarah yang Jago Duel Satu Lawan Satu

Keberadaannya juga tak lepas dari cedera panjang yang menimpa Juan Cuadrado.

Legenda Brugge, Gert Verheyen, sempat mewanti-wanti Inter Milan terkait Buchanan.

Pasalnya, kendati berbakat, sosoknya yang mudah tersulut emosi bisa menjadi senjata makan tuan bagi I Nerazzurri.

Terlepas dari hal itu, Tajon Buchanan mengaku memutuskan hal tepat dengan bergabung ke Inter Milan.

Dirinya mengaku siap untuk mengeluarkan atribut duel satu lawan satu dengan lawan terlebih dengan para bek.

“Pada titik ini dalam karier saya, saya merasa ini adalah pilihan yang tepat dan cocok,” kata Buchanan

“Tentu saja, saya telah menyaksikan Inter untuk waktu yang sangat lama dan rasanya seperti sebuah tim dan tempat di mana saya bisa melihat diri saya sendiri bermain, dan saya bersemangat untuk masa depan.”

“Saya pikir saya adalah pemain yang sangat lugas, saya suka menghadapi pemain bertahan lawan dalam situasi satu lawan satu.

“Selama beberapa tahun terakhir, saya bermain sebagai bek kanan, jadi saya juga kuat dalam bertahan.”

“Saya suka membuat perbedaan di sepertiga akhir.”

“Ini tentang mencoba menyerap sebanyak mungkin pada awalnya, belajar dari semua orang, staf pelatih, para pemain di tim.”

“Menjadi orang Kanada pertama adalah sebuah pencapaian besar, ini sangat menarik dan saya sangat bangga,” tutur Buchanan mengakhiri.