Anak Kesayangan Erik ten Hag

Dibuang Man United, Mason Greenwood Justru Lebih Sukses dari Anak Kesayangan Erik ten Hag

Anak Kesayangan Erik ten Hag

Jadi pemain buangan Manchester United, Mason Greenwood justru sukses membuat malu anak kesayangan Erik ten Hag setidaknya sampai pertengahan musim 2023-2024.

Manchester United memutuskan untuk membuang Mason Greenwood ke Getafe dengan status pinjaman pada musim panas 2023.

Keputusan itu di ambil setelah sang pemain tersandung kasus hukum.

Greenwood di tuduh melakukan kekerasan seksual terhadap kekasihnya, Harriet Robson, pada awal 2022.

Namun, semua dakwaan tersebut sebenarnya sudah di tangguhkan oleh Crown Prosecution Service sejak Februari 2023.

Hal itu di karenakan laporan terhadap Greenwood telah di tarik oleh pelapor.

Sang winger pun terbebas dari seluruh dakwaan yang mengarah padanya.

Meski tidak lagi masuk daftar kriminal di mata hukum, Greenwood masih belum lepas dari sanksi sosial.

Mayoritas penggemar Man United menolak kehadirannya di Old Trafford.

Demi menghindari konflik sekaligus memulihkan namanya, Greenwood pun bersedia di pinjamkan ke Getafe.

Yang menarik, performa Greenwood ternyata malah melonjak usai berganti seragam.

Hingga pertengahan musim ini, ia sudah mengemas lima gol dan empat assist dari 16 penampilan bareng Getafe di lintas kompetisi.

Statistik tersebut sangat mengkilap apabila di bandingkan dengan Antony di Manchester United.

Antony, yang di gadang-gadang sebagai pengganti sempurna Greenwood di pos penyerang sayap kanan Man United, belum sama sekali berkontribusi satu gol pun pada musim ini.

Anak Kesayangan Erik ten Hag

Padahal, ia sudah bermain 21 kali untuk Setan Merah di berbagai ajang.

Anehnya, Antony masih saja di beri kepercayaan bermain oleh Erik ten Hag meski sedang underperform.

Gara-gara hal tersebut, Ten Hag di anggap menganakemaskan sang pemain.

Antony adalah salah satu rekrutan Ten Hag pada musim panas 2022
Winger timnas Brasil itu di boyong dari Ajax Amsterdam dengan harga 100 juta euro.

Juru taktik asal Belanda itu merekrut Antony karena pernah bekerja sama di Ajax sehingga ia tahu kualitas sang pemain.

Namun, Antony belum memenuhi ekspektasi hingga sekarang.

Sejak bergabung dengan Man United, Antony baru menorehkan 8 gol dan 3 assist dari 65 penampilan.

Statistik tersebut sangat buruk untuk ukuran pemain yang di tebus dengan harga 100 juta euro.